Forum Akuntansi
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.
Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Affiliates
free forum


Permasalahan biaya perolehan terakhir pada persediaan

Go down

Permasalahan biaya perolehan terakhir pada persediaan Empty Permasalahan biaya perolehan terakhir pada persediaan

Post  ryan Thu 15 Jan 2009, 16:26

Dalam SPAP No. 5 Akuntansi Persediaan disebutkan:

20. Nilai pembelian yang digunakan adalah biaya perolehan persediaan yang terakhir diperoleh. “
Hal ini dijelaskan dalam Perdirjen Perbendaharaan No. 40/PB/2006 dan diterapkan dalam aplikasi persediaan. metode biaya perolehan terakhir menggantikan metode FIFO, LIFO dan Average (yang lazim digunakan di akuntansi yang diterima umum).

Dampak dari penerapan metode ini, nilai persediaan bisa dinilai terlalu tinggi maupun terlalu rendah, dan bertentangan dengan prinsip akuntansi dan pelaporan keuangan (PP 24/2005 tentang SAP) terutama prinsip nilai historis.

Pertanyaan:
(1) Apakah alasan menerapkan metode biaya perolehan terakhir?
(2) Jika metode tersebut tidak bisa diubah, apakah penilaian terlalu tinggi/ rendah harus diungkapkan dalam CaLK (Catatan atas Laporan Keuangan) ?, karena terdapat prinsip substansi mengungguli bentuk formal dalam SAP.
Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

ryan
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik